![]() |
| Belasan angkot jurusan Rajabasa--Tanjung Karang mogok, di Terminal Rajabasa, (29/8). (Asrul Septian Malik) |
Protes Angkutan Online, Angkot Rajabasa Mogok Operasional
.png)
BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sebanyak 150 orang pengemudi angkot jurusan Rajabasa-Tanjungkarang melakukan protes atas keberadaan taksi dan ojek online di Bandar Lampung dengan cara melakukan aksi mogok operasional di terminal induk Rajabasa, Selasa (29/8/2017) mulai pukul 06.00.
Aksi para sopir yang tergabung dalam Himpunan Pemilik dan Pengemudi Angkutan Kota Bandar Lampung (P3ABL) unit pimpinan trayek Rajabasa ini merupakan upaya dalam menyikapi taksi dan ojek online yang dianggap keberadaannya berdampak menurunnya pendapatam angkutan trayek Rajabasa.
Mogok operasional ini disepakati berdasarkan pertemuan pengemudi angkutan kota Rajabasa pada 27 Agustus lalu di terminal Rajabasa.
Sementara itu belasan angkutan kota warna biru nampak terparkir di jalan jalan terminal Rajabasa. Akibat mogok itu, petugas Polsek Kedaton menurunkan kendaraan guna mengangkut para pelajar dan pengguna angkutan umum lainnya.
Sementara itu belasan angkutan kota warna biru nampak terparkir di jalan jalan terminal Rajabasa. Akibat mogok itu, petugas Polsek Kedaton menurunkan kendaraan guna mengangkut para pelajar dan pengguna angkutan umum lainnya.
Terpisah, salah satu driver ojek online mengaku sudah mengetahui jika para sopir angkot akan melakukan mogok narik penumpang. "Iya kan kawan kawan saya sesama driver ojek online ada yang rumahnya dekat dengan sopir angkot, merrka cerita, mau mogok narik, ya karena kesal atas keberadaan ojek online," kata Ijal (21).
Sumber Lampost.co
About sella adelia
Hi, My Name is Hafeez. I am a webdesigner, blogspot developer and UI designer. I am a certified Themeforest top contributor and popular at JavaScript engineers. We have a team of professinal programmers, developers work together and make unique blogger templates.


0 komentar:
Posting Komentar