Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label berita kemerdekaanberita terbaru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita kemerdekaanberita terbaru. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 September 2017

Sekolah Wajib Menyanyikan Lirik Asli Lagu Indonesia Raya


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy saat menjadi pembina upacara di SMKN 6 Jakarta--MTVN/Arga Sumantri

Sekolah Wajib Menyanyikan Lirik Asli Lagu Indonesia Raya


Jakarta (Lampost.co) -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mewajibkan sekolah gencar melakukan sosialisasi lagu Indonesia Raya tiga stanza. Muhadjir mau seluruh siswa di Tanah Air hafal lagu Indonesia Raya versi asli itu.
"Untuk sosialiasasi diharuskan sekolah membiasakan menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza. Jangan sampai ada siswa yang tidak hafal," pesan Muhadjir saat menjadi pembina upacara di SMKN 6 Jakarta, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin 18 September 2017.
Selama ini, menurur Muhadjir, lagu Indonesia Raya yang dikenal hanya versi satu stanza. Padahal, lagu versi tiga stanza merupakan lirik asli Lagu Indonesia Raya.

Selain itu, Muhadjir juga menyelipkan pesan pada para siswa agar tak pantang menyerah. Ia mau generasi mendatang lebih tangguh dan memiliki jiwa pemimpin yang kuat.

"Saya sangat menggarisbawahi janji siswa SMKN 6, terutama ada motto siap jadi pemimpin. Saya minta itu jadi semboyan saudara semuanya," ungkapnya.

Muhadjir juga mengingatkan bahayanya narkotika dan obat terlarang. Ia meminta para guru dapat memantau setiap anak didiknya agar jangan sampai jadi pengguna, apalagi pengedar. "Indonesia sudah kondisi bahaya obat terlarang," ujarnya.

Hari ini Muhadjir menyambangi SMKN 6 Jakarta di Kebayoran Baru Jakarta Selatan, dan menjadi pembina upacara. Rangkaian upacara yang tepat dimulai pukul 07.00 WIB itu juga diisi dengan nyanyian lagu Indonesia Raya tiga stanza saat pengibaran bendera.

Berikut ini lagu "Indonesia Raya" dengan tiga stanza:

Bait/Stanza  I

Indonesia tanah airku,
Tanah tumpah darahku,
Di sanalah aku berdiri,
Jadi pandu ibuku.

Indonesia kebangsaanku,
Bangsa dan tanah airku,
Marilah kita berseru,
Indonesia bersatu.

Hiduplah tanahku,
Hiduplah neg'riku,
Bangsaku, Rakyatku, semuanya,
Bangunlah jiwanya,
Bangunlah badannya,
Untuk Indonesia Raya.


Bait/Stanza II

Indonesia, tanah yang mulia,
Tanah kita yang kaya,
Di sanalah aku berdiri,
Untuk s’lama-lamanya.

Indonesia, tanah pusaka,
P’saka kita semuanya,
Marilah kita mendoa,
Indonesia bahagia.

Suburlah tanahnya,
Suburlah jiwanya,
Bangsanya, rakyatnya, semuanya,
Sadarlah hatinya,
Sadarlah budinya,
Untuk Indonesia Raya.


Bait/Stanza III

Indonesia, tanah yang suci,
Tanah kita yang sakti,
Di sanalah aku berdiri
N’jaga ibu sejati.

Indonesia, tanah berseri,
Tanah yang aku sayangi,
Marilah kita berjanji,
Indonesia abadi.

S’lamatlah rakyatnya,
S’lamatlah putranya,
Pulaunya, lautnya, semuanya,
Majulah Neg’rinya.
Majulah pandunya,
Untuk Indonesia Raya.


Refrein;

Indonesia Raya,
Merdeka, merdeka,
Tanahku, neg'riku yang kucinta!
Indonesia Raya,
Merdeka, merdeka,
Hiduplah Indonesia Raya.
Sumber Lampost.co
Published: By: sella adelia - September 17, 2017

Minggu, 10 September 2017

Begal Bacok Dua Warga


Ilustrasi pembegalan. Dok.Lampost.co

Begal Bacok Dua Warga


KOTABUMI (Lampost.co) -- Dalam sehari dua warga menjadi korban pembegalan sepeda motor di lokasi yang berbeda di Wilayah Lampung Utara, Sabtu (9/9/2017).
Selain merampas sepeda motor Yamah Mio BE-4367-JM dan Honda Beat belum ada plat (baru, red) milik para korban, kawanan begal tersebut juga secara sadistis melukai korban menggunakan golok hingga korban dilarikan ke rumah sakit daerah setempat.
Kedua korban, yakni Supardi (48), warga Parduan Waras, Abung Timur, Lampung Utara, menderita luka bacok di kepala dan tangan kanan dan jari tangan kiri dan Imam Budi Santoso (37), warga Kelurahan Sribasuki, Kotabumi, Lampung Utara itu, mengalami luka bacok tangan kiri.
Data yang berhasil dihimpun Lampost.co, Supardi mengetahui salah seorang anaknya menjadi korban aksi pembegalan dua pelaku di jalan raya tidak jauh dari rumahnya ketika hendak pergi ke sekolah.
Mengetahui hal itu, korban mencoba menolong anaknya yang ditodong pelaku dengan sebilah golok. Namun kawanan begal tersebut malah mengamuk dan langsung menyerangnya hingga korban mengalami luka bacok di kepala dan tangan kanan serta jari tangan kiri.
”Saya berusaha mengelak namun para pelaku dengan beringas membacok saya hingga terluka,” ujarnya.
Saat korban terluka dan tak berdaya, para pelaku tersebut langsung membawa kabur sepeda motor miliknya. Sedangkan korban dibantu warga dibawa ke rumah sakit.
”Saya tidak menyangka begal tersebut membacok saya dan mereka juga membawa kabur sepeda motor Honda Beat saya,” kata korban yang masih menjalani perawatan di rumah sakit umum Kotabumi kemarin.
Sementara itu, di tempat terpisah aksi pembegalan juga dialami Imam Santoso saat hendak pergi ke pasar. Awalnya korban mengendarai sepeda motor seorang diri. Tiba di tengah jalan tepatnya depan kantor Kelurahan Sribasuki, korban diadang dua pelaku.
”Saya berusaha mempertahankan sepeda motor saya, tapi langsung dibacok kawanan begal tersebut,” ujarnya usai melapor ke kantor mapolres setempat kemarin. Beruntung korban hanya terluka di tangan kiri, tapi para pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor Yamaha Mio miliknya.
Secara terpisah, Kasat Resksrim Polres Lampung Utara AKP Sahrial ketika dimintai keterangan menyikapi aksi pembegalan itu mengatakan pihaknya kini masih melakukan upaya penyelidikan dan anggotanya kini masih berada di lapangan untuk mengidentipikasi para pelakunya.
”Pihaknya berharap para pelaku dapat ditangkap dan pihaknya meminta peran serta mayarakat untuk menjaga keamanan daerah masing-masing,” harapnya. 
Sumber Lampost.co
Published: By: sella adelia - September 10, 2017

Kamis, 07 September 2017

Militer Filipina Benarkan Dua WNI Berhasil Melarikan Diri dari Abu Sayyaf

Militer Filipina melakukan operasi di basis-basis pertahanan Abu Sayyaf (Foto: ABS-CBN).


Militer Filipina Benarkan Dua WNI Berhasil Melarikan Diri dari Abu Sayyaf


Jolo (Lampost.co) -- Laporan mengenai dua anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang menyelamatkan diri dari penyanderaan Abu Sayyaf di Kepulauan Sulu, diakui oleh militer Filipina.
Menurut pihak militer Filipina, keduanya melarikan diri setelah terjadi penyerangan terhadap basis persembunyian Abu Sayyaf. Operasi tersebut berlangsung di Brgy. Bunot, Kota Indanan, Kepulauan Sulu, Kamis 7 September.
Kedua WNI tersebut diculik sembilan bulan lalu di perairan Malaysia. Kemudian mereka dibawa ke Pulau Jolo, Filipina yang merupakan wilayah basis kekuatan Abu Sayyaf.
Penyanderaan dua WNI ini berakhir, setelah mereka muncul di pos militer Jolo usai pasukan Filipina terlibat pertempuran dengan para penculiknya. 
"Prajurit kami menemukan mereka berada di sebuah pos penjaga, di mana keduanya di atas sebuah kendaraan," ujar Komandan Pasukan Gugus Tugas Gabungan (JTF) wilayah Indanan, Brigadir Jenderal Cirilito Sobejana, seperti dikutip AFP, Kamis 7 September 2017.
"Sepertinya mereka berhasil melarikan diri dari penyanderannya, setelah pertempuran yang terjadi 30 menit sebelum mereka kabur. Keduanya dalam kondisi selamat, tetapi tampaknya kekurangan makanan," jelasnya.
Dalam operasi militer tersebut, lima anggota Abu Sayyaf dilaporkan tewas. Sementara lima prajurit Filipina terluka dalam baku tembak.
Menurut Brigjen Sobejana, penyandera masih menyekap 15 sandera lainnya. 13 orang sandera itu diketahui warga asing, sementara dua lainnya warga Filipina.
Abu Sayyaf dikenal kerap bertindak kejam terhadap korban sandera mereka, terutama jika uang tebusan tidak dibayar. Salah satu kasus adalah pemenggalan terhadap sandera asal Jerman, Jurgen Kantner.
Kantner dipenggal pada Februari lalu setelah uang tebusan sebesar 30 juta peso tidak dibayarkan. Sementara 2016 lalu, dua sandera asal Kanada juga dipenggal.
Kelompok militan Abu Sayyaf dibentuk pada 1990, dengan uang sisa dari jaringan Al Qaeda. Mereka melakukan kegiatan teror disertai dengan penculikan dengan tujuan mendapat uang dari tebusan yang diminta.
Salah satu faksi dari Abu Sayyaf pun menyatakan sumpah mereka kepada kelompok militan Islamic State (ISIS). Sejak Mei lalu, faksi ini menguasai sebuah kota di wilayah selatan Filipina, di Marawi.
Meski sudah dilakukan operasi militer, kelompok ini menguasai sebagian dari Marawi. Hingga saat ini 800 jiwa dilaporkan dan 400 ribu orang lainnya mengungsi, karena pertempuran antara militer Filipina dan kelompok yang menguasai Marawi.
Sumber Lampost.co
Published: By: sella adelia - September 07, 2017

Rabu, 06 September 2017

Jemaah Haji Kloter 1 Tiba di Tanah Air


Jemaah haji kelompok terbang (kloter) 1 Embarkasi Medan tiba di Tanah Air -- MTVN/Farida Noris

Jemaah Haji Kloter 1 Tiba di Tanah Air


Medan (Lampost.co) -- Jemaah haji kelompok terbang (kloter) 1 Embarkasi Medan tiba di Tanah Air sekira pukul 01.34 WIB pada Kamis 7 September 2017. Kedatangan mereka disambut Wakil Gubernur Sumatera Utara Nurhajizah Marpaung.
"Selamat datang kembali ke Tanah Air kepada seluruh jemaah haji kloter 1 Debarkasi Medan. Semoga menjadi haji mabrur dan mabrurah," kata Nurhajizah di Asrama Haji Medan.
Nurhajizah mengatakan, bersyukur jemaah haji kloter 1 bisa kembali ke Tanah Air dengan selamat. Sekembalinya di tempat masing-masing nantinya, jemaah haji diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT serta menjadi teladan di masyarakat.

"Saya juga mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya satu orang anggota kloter ini, yaitu Yuliana Muhid Abdullah binti Muhid asal Medan. Saya minnta seluruh jemaah haji mendoakan almarhumah agar diampunkan dosa-dosanya," lanjutnya.

Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Medan Muslim mengatakan, jemaah haji kloter 1 Medan berjumlah 391 orang. Rinciannya 350 orang dari Medan, 25 orang asal Deli Serdang, empat orang dari Labuhanbatu, tiga orang dari Mutasi, empat anggota Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), satu anggota Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), dan tiga anggota Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI).

"Jemaah tiba di Asrama Haji Medan pukul 03.30 WIB. Pada saat pemberangkatan, jemaah berjumlah 389 orang dan satu orang wafat," pungkasnya.
Sumber Lampost.co
Published: By: sella adelia - September 06, 2017

Selasa, 05 September 2017

Harga Emas Menguat ke Rp629.000/Gram


Ilustrasi (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Harga Emas Menguat ke Rp629.000/Gram


Jakarta (Lampost.co) -- Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Rabu terpantau menguat sebesar Rp2.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya di posisi Rp627 ribu per gram. Hari ini, harga emas berada di posisi Rp629 ribu per gram dan harga pembelian kembali berada di posisi Rp559 ribu per gram.
Mengutip laman Logam Mulia milik Antam, Rabu 6 September 2017, pembelian emas dengan ukuran 10 gram yang dijual di Gedung Antam, harganya yaitu Rp592,5 ribu per gram atau setara dengan Rp5,925 juta.
Untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram, harganya yaitu Rp587 ribu per gram atau setara dengan Rp14,675 juta. Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 50 gram, harganya dibanderol Rp584 ribu per gram atau setara dengan Rp29,20 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 100 gram, harganya yaitu Rp582,25 ribu per gram atau setara dengan Rp58,225 juta.

Sementara emas ukuran terbesar mendapatkan harga lebih murah. Untuk pembelian emas dengan ukuran sebesar 500 gram, harganya yaitu Rp579,95 ribu per gram atau setara dengan Rp289,97 juta. "Ketersediaan barang dapat berubah tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu," tulis manajemen dalam situs resmi Logam Mulia Antam.

Adapun pembayaran pembelian kembali atau buy back dengan volume di atas satu kilogram (kg) akan dilakukan maksimal dua hari setelah transaksi dengan mengacu kepada harga buy back hari transaksi.

Namun, untuk pembelian emas ini, Antam memberikan batasan. Untuk transaksi pembelian emas batangan bisa datang langsung ke Antam setiap harinya. "Namun, kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrean saja," tulis manajemen Antam, dalam situs resminya itu.
Sumber Lampost.co
Published: By: sella adelia - September 05, 2017

Gabung Kelompok Militan, Sejumlah Wanita dan Anak-anak Marawi Angkat Senjata


Pasukan militer Filipina di Marawi. (Foto: MTVN/AFP)

Gabung Kelompok Militan, Sejumlah Wanita dan Anak-anak Marawi Angkat Senjata


Manila (Lampost.co) -- Sejumlah wanita dan anak-anak ikut bergabung dalam kelompok militan di Marawi dan mengangkat senjata melawan pasukan pemerintah Filipina.
Pemimpin militer Mindanao Barat, Letnan Jenderal Carlito Galves mengatakan, jumlah militan kini mulai berkurang, tetapi di dalam pejuang tersebut terdapat wanita dan anak-anak.
"Pasukan kami di lapangan melihat wanita dan anak-anak ikut menembaki pasukan kami. Mungkin mereka anggota keluarga militan," kata Galves, seperti dikutip dari Asian Correspondent, Selasa 5 September 2017.

"Kami sekarang berada di tahap akhir operasi dan kami mengharapkan krisis ini segera berakhir," lanjut dia.

Galvez mengatakan bahwa saat ini masih ada ada sekitar 56 sandera, kebanyakan dari mereka wanita, dan sekitar 80 penduduk laki-laki dipaksa mengangkat senjata dan melawan militer.

Menurut laporan, lebih dari 800 orang telah tewas dalam pertempuran tersebut. Mayoritas dari mereka adalah militan kelompok Maute. Bentrokan pecah sejak 23 Mei yang lalu dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte menetapkan status darurat di Marawi selama dua bulan.

Pertempuran tersebut merupakan tantangan keamanan terbesar selama bertahun-tahun bagi Filipina yang mayoritas beragama Katolik.

Bentrokan yang berkepanjangan dan ketahanan pemberontak telah meningkatkan kekhawatiran bahwa kelompok di Filipina yang setiap kepada ISIS, memiliki hubungan dengan militan Indonesia dan Malaysia.
Sumber Lampost.co
Published: By: sella adelia - September 05, 2017

Senin, 04 September 2017

Ribut dengan Pramugari, Citilink Turunkan Penumpang dari Pesawat


Pesawat Citilink lepas landas di Bandara Ngurah Rai Denpasar, Ant - Nyoman Budhiana

Ribut dengan Pramugari, Citilink Turunkan Penumpang dari Pesawat


Deli Serdang (Lampost.co) -- Seorang penumpang pesawat Citilink terlibat cekcok dengan pramugari. Akibatnya, penerbangan pesawat bernomor register QG 0837 itu tertunda.
Sedianya pesawat terbang dari Bandara Kualanamu Medan, Sumatera Utara, pukul 09.35 WIB, Senin 4 September 2017. Namun jadwal tertunda karena seorang penumpang bertengkar dengan pramugari.
Joko, penumpang lain, menyaksikan pertengkaran di dalam pesawat. Peristiwa itu terjadi saat pesawat hendak lepas landas dari Medan menuju Jakarta.

"Ributnya karena masalah bagasi. Penumpang Citilink memukul pramugari," kata Joko kepada MTVN.
Lalu, ujar Joko, petugas meminta penumpang itu turun. Namun penumpang tersebut enggan turun.

"Penumpang lain kan jadi kesal," ujar Joko.

Beberapa saat kemudian, penumpang itu turun bersama seorang perempuan. Lalu pukul 10.40 WIB, pesawat pun berangkat.

Manager Humas Bandara Kualanamu Wisnu Budi Setianto mengatakan hal tersebut terjadi di dalam pesawat. Namun ia membantah terjadi pemukulan terhadap pramugari.

"Info yang kami terima dari pihak Citilink, penumpang dimaksud tidak menampar tetapi mendorong salah satu cabin attendance," papar Wisnu Budi.

Budi mengatakan penumpang itu diturunkan dari pesawat. Uang tiketnya dikembalikan.

"Yang bersangkutan tidak diperkenankan terbang dengan Citilink," pungkas Budi.
 Sumber Lampost.co
Published: By: sella adelia - September 04, 2017

Chusnunia Ajak ASN di Lamtim Doakan Muslim Rohingya


Foto. (Musannif Effendi)

Chusnunia Ajak ASN di Lamtim Doakan Muslim Rohingya


SUKADANA (Lampost.co) -- Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di pemkab setempat mendoakan kaum muslim rohingya yang tertindas di Myanmar.
Aksi solidaritas dalam bentuk ajakan salat gaib dan doa bersama yang digelar di Masjid At Tauhit di komplek pemda Lamtim, Senin (4/9/2017), tersebut dilanjutkan dengan penggalangan dana pada jajaran pemkab Lampung Timur. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur Syahrudin Putera berserta para asisten, staf ahli bupati dan seluruh pejabat eselon dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lamtim.
"Ini bukan soal isu politik internasional atau sebagainya, tetapi lebih kepada keprihatinan atas tragedi kemanusiaan yang ada," ucap Bupati Chusnunia saat galang aksi solidaritas bagi kaum muslim Rohingya Myanmar yang sedang mengalami tragedi kemanusiaan.
Pada kesempatan itu, Chusnunia mengatakan bahwa konflik yang terjadi di Myanmar bukan hanya menyangkut agama semata.
“Saya sebagai Bupati mengutuk keras pembunuhan massal Rohingya di Myanmar, semoga hal kecil yang kita lakukan ini dapat bermanfaat," ujarnya.
Dalam acara salat gaib dan doa bersama yang dipimpin Ustad Syamsudin dari Pondok Pesantren Al Inabah Sukadana tersebut terkumpul pula sejumlah dana yang akan disalurkan kepada Kaum Rohingya Myanmar melalui Lembaga Amal Laziznu Lampung Timur.
Sumber Lampost.co
Published: By: sella adelia - September 04, 2017

Minggu, 03 September 2017

Ini 5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Mempersingkat Umur Anda

Memiliki banyak teman dan lingkungan sosial yang baik dapat membuat Anda bahagia. Kondisi ini yang dapat membuat umur panjang. (Foto: Ali Inay/Unsplash.com)


Ini 5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Mempersingkat Umur Anda


Jakarta (Lampost.co) -- Memiliki tubuh yang sehat dan panjang umur merupakan salah satu tujuan hidup seseorang. Gaya hidup yang sehat terkadang sulit dijalankan oleh sebagian besar orang di masa kini.
Padahal, kebiasaan dan gaya hidup inilah yang memicu risiko penyakit berbahaya. Sejak usia 30 tahun dan bahkan 20 tahun, Anda sebaiknya memilih untuk tetap hidup sehat.
Namun, jika Anda merasa sudah berusia lebih dari 20 atau 30 tahun dan tidak menjalani pola hidup sehat, tak ada salahnya untuk memulai hidup sehat daripada tidak sama sekali.

Ada beberapa kebiasaan buruk yang dapat memicu penyakit. Salah satunya adalah stres dan kurang tidur. Stres dan emosi dapat memicu banyak penyakit yang mampu mempersingkat hidup Anda. Salah satu cara mengurangi stres adalah dengan melakukan meditasi atau sering bersantai di tengah kegiatan.

Sedangkan kurang tidur atau tidur melebihi delapan jam dapat memicu risiko penyakit berbahaya. Kualitas tidur yang cukup dapat membantu mengatasi stres, depresi dan penyakit jantung.

Selain dua hal tersebut, ada beberapa kebiasaan buruk yang sebaiknya Anda hindari seperti berikut ini.

1. Merokok
Beberapa penelitian memperkirakan merokok dapat mengurangi kehidupan Anda selama satu dekade. Saat Anda berhenti merokok, tekanan dan sirkulasi darah akan meningkat segera. Selain itu, risiko terkena kanker juga akan menurun setiap tahun setelah Anda berhenti merokok.

2. Tidak olahraga
Sebuah studi menemukan bahwa dengan olahraga 15 menit setiap hari, Anda dapat membantu memperpanjang hidup selama tiga tahun. Olahraga yang rutin dapat mengurangi masalah penyakit kardiovaskular dan kelebihan berat badan.

3. Emosi
Hormon stres atau kortisol akan naik ketika Anda sedang marah. Ini akan berdampak negatif pada jantung, sistem metabolisme dan sistem kekebalan tubuh. Kortisol yang tinggi berkaitan dengan kematian yang lebih besar dalam sejumlah penelitian.

4. Kurang bersosialisasi
Memiliki banyak teman dan lingkungan sosial yang baik dapat membuat Anda bahagia. Kondisi ini yang dapat membuat umur panjang. Perasaan yang bahagian juga dapat membantu Anda mengelola stres dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

5. Makanan olahan
Banyak orang memilih makanan olahan karena mudah didapat dan cepat untuk diolah. Namun, makanan olahan ini mengandung kadar natrium, lemak jenuh, gula yang tinggi dan serat yang rendah sehingga dapat memicu penyakit kardiovaskular, hipertensi, kanker dan diabetes.
 Sumber Lampost.co
Published: By: sella adelia - September 03, 2017

Membimbing Anak Bersikap Berani dan Mandiri

Siswa TK Amarta Tani Labuhanratu, Bandar Lampung, mengikuti kegiatan peringatan HUT ke-72 RI di sekolah setempat, baru-baru ini. Dok. LAMPUNG POST


Membimbing Anak Bersikap Berani dan Mandiri


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Di Taman Kanak-Kanak Amarta Tani Labuhanratu, Bandar Lampung, siswa diajak aktif mengikuti berbagai kegiatan yang diadakan di sekolah. Salah satu tujuan melibatkan siswa aktif berkegiatan, menurut Kepala TK Amarta Tani, Ely Andayani, adalah untuk menumbuhkan rasa keberanian dan kemandirian siswa.
"Melalui kegiatan mereka akan bersosialisasi, berkomunikasi satu sama lain, ini akan melatih keberanian dan kemandirian anak, selain merangsang kemampuan motorik mereka," ujar Ely, Minggu (3/9/2017).
Baru-baru ini, sekolahnya menggelar kegiatan peringatan HUT ke-72 RI yang diisi serangkaian kegiatan perlombaan, seperti menyusun balok, lomba kelereng, memasukan paku, serta beberapa perlombaan lain yang melibatkan siswa dan orang tua siswa. "Selain melatih keaktifan siswa, dari berbagai perlombaan itu juga kami mengajak siswa untuk mengingat hari kemerdekaan," kata dia.
Kegiatan itu untuk menumbuhkan sikap berani dan mandiri anak, harus dilakukan mulai dari kegiatan-kegiatan sederhana, seperti menyapa, mengucapkan salam, dan senyum kepada siswa setiap mereka datang ke sekolah. "Itu merupakan trik, agar siswa menjadi nyaman dan akhirnya mereka nantinya berani dan terbiasa menyapa dan mengucapkan salam kepada para guru," ujar Ely.
Kemandirian anak dapat dilatih dengan mengajarkan mereka untuk mandiri guna melakukan beberapa hal, seperti merapikan perlengkapan bermain dan belajar, membuang sampah pada tempatnya. Ely menekankan orang tua dan guru tidak perlu terlalu banyak membantu siswa untuk hal-hal yang dapat mereka kerjakan sendiri.
"Anak harus belajar dari pengalaman yang mereka dapatkan, guru dan orang tua cukup membimbingnya," kata dia.
Ely menambahkan saat ini di TK Amarta Tani ada sekitar 78 siswa yang mengikuti kegiatan bermain dan belajar, dengan didampingi sembilan tenaga pendidik profesional. "Alhamdulillah, beberapa guru kami baru-baru ini telah menamatkan pendidikan guru PAUD-nya." 
Sumber lampost.co
Published: By: sella adelia - September 03, 2017

Kamis, 31 Agustus 2017

PKS Kurban 278 Sapi dan 520 Kambing


(Dok.Lampost)

PKS Kurban 278 Sapi dan 520 Kambing


BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Lampung merencanakan akan menyembelih hewan kurban sebanyak 278 ekor sapi dan 520 ekor kambing dalam rangka Hari Raya Idul Adha 2017 ini.


Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Panitia Kurban DPW PKS Lampung, Prihtiono. Ia mengatakan hingga H-1 Idul Adha, berdasarkan data dari panitia kurban DPW Partai Keadilan Sejahtera, PKS bakal menyembelih hewan kurban 278 ekor sapi dan 520 ekor kambing dan kemungkinan besar akan bertambah hingga H+3 Idul Adha.

"Dalam rangka Hari Raya Idul Adha diberikan keleluasaan kepada masing-masing daerah, antara tanggal 10 sampai dengan 13 Dzulhijjah atau 1 sampai 4 September 2017, selama tetap optimal ketika pengurus atau kader menjadi panitia penyembelihan hewan kurban di lingkungannya," katanya melalui siaran pers yang diterima lampost.co, Kamis (31/8/2017).

Ia juga mengatakan di Kantor DPW PKS Provins Lampung Jalan Untung Suropati, Labuhan Ratu, direncanakan akan menyembelih 5 ekor sapi pada 3 September 2017 mendatang. "Jika diambil rata-ratanya, maka setidaknya di masing-masing daerah, PKS Lampung akan menyembelih hewan kurban sebanyak 19 sapi dan 34 kambing," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum DPW PKS Lampung, Ahmad Mufti Salim menyampaikan tema Idul Adha tahun 1438 Hijriyah ini adalah berkurban menyatukan umat. Ia menuturkan bahwa hewan kurban yang disembelih dan kemudian dagingnya dibagikan hakikatnya menjadi perekat kebangsaan dan keumatan.
 Sumber Lampost.co
Published: By: sella adelia - Agustus 31, 2017

Bakti Sosial dan Germas Digelar di Lamtim

Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim (kanan) melakukan cuci tangan pakai sabun dalam kegiatan Bakti Sosial dan Germas di UPTD Puskesmas Trimulyo, Desa Hargomulyo, Kecamatan Sekampung, Kamis (31/8/2017). (Foto:Lampost/Musannif Effendi Yusnida)


Bakti Sosial dan Germas Digelar di Lamtim


SUKADANA (lampost.co) -- Bupati Lampung Timur (Lamtim) Chusnunia Chalim mengambil bagian pada acara Bakti Sosial Kesehatan Masyarakat dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Lamtim 2017, di UPTD Puskesmas Trimulyo, Desa Hargomulyo, Kecamatan Sekampung, Lamtim, Kamis (31/8/2017).

Kegiatan bakti sosial ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Lampung Timur umumnya dan khususnya masyarakat Kecamatan Sekampung. Kegiatan ini pun melibatkan unsur masyarakat setempat, termasuk ibu hamil dan balita.

Dalam arahannya, Chusnunia menekankan akan arti pentingnya pola hidup sehat dan hidup sehat tidak mesti mahal. "Pagi hari itu lebih bagusnya makan makanan yang ringan, seperti buah-buahan dan sayuran. Jangan malah makan gorengan yang lebih banyak mengandung minyak, dan kolesterol yang tidak baik untuk kesehatan," paparnya.

Dirinya menambahkan, kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ini harus dibarengi dengan makan buah dan sayur, pemeriksaan kesehatan secara rutin, tidak merokok, tidak meminum minuman berakohol, membersihkan lingkungan serta penggunaan jamban sehat.
Sumber Lampost.co
Published: By: sella adelia - Agustus 31, 2017

Jatah Raskin Tak Kunjung Keluar, Warga Setiaagung Lapor Polisi

Penyerahan berkas dugaan penyimpangan penyaluran raskin dari pemerintah tiyuh Setiaagung kepada Kapolres Tulangbawang melalui bidang Tipikor, Kamis (31/8). (Ahmad Sobirin)


Jatah Raskin Tak Kunjung Keluar, Warga Setiaagung Lapor Polisi


PANARAGAN (Lampost.co) -- Perwakilan 24 orang kepala keluarga miskin, dari tiyuh Setiaagung Kecamatan Gunung terang mendatangi markas kepolisian resor (Mapolres) Tulangbawang, untuk menyerahkan berkas dugaan penyimpangan jatah beras miskin (Raskin) yang tidak disalurkan oleh pemerintah tiyuh Kibang Yekti jaya, kecamatan Lambu Kibang sejak bulan Januari 2017 silam kepada mereka.
Irwandi, selaku ketua badan permusyawaratan tiyuh (BPT) Setiaagung, kepada Lampost.co mengatakan penyerahan berkas tersebut sebagai upaya warga untuk mendapatkan kejelasan terkait pembagian jatah raskin yang diduga salah alamat sehingga warganya tidak mendapatkan jatah raskin lagi sejak Januari hingga Agustus 2017 ini.
"Selama ini warga curiga dengan pamong kami, yang dianggap telah mengelola beras ini tapi kok gak nyampai dengan warga," ujarnya, Kamis (31/8/2017).
Irwandi datang bersama Rahmat selaku sekretaris tiyuh setempat dan tiga warga lainnya masuk keruang Tipikor polres Tulangbawang untuk menyerahkan berkas laporan agar di tindak lanjuti oleh pihak yang berwajib.
Usai melakukan penyerahan Irwandi mengatakan, " berkas sudah kami tinggal di ruang Tipikor, yang nantinya akan ditindak lanjuti, Senin nanti kami diminta datang lagi untuk melengkapi berkas yang masih kurang hari ini, intinya laporan sudah kami sampaikan kepada Kapolres Tulangbawang agar segera ditindak lanjuti," ujarnya.
Sumber Lampost.co
Published: By: sella adelia - Agustus 31, 2017

Besok, Bupati Zainudin Salat Iduladha di Lapangan Raden Intan


Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan (kiri). (Dok. Lampost.co)

Besok, Bupati Zainudin Salat Iduladha di Lapangan Raden Intan


KALIANDA (Lampost.co) -- Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan rencananya akan melaksanakan salat Iduladha di Lapangan Raden Intan, Kalianda.
Hal ini diungkapkan Staf Ahli  Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Lampung Selatan Erlan Murdiantono, Kamis (31/8/2017), ketika ditemui Lampost.co di ruang kerjanya.
Menurut dia, Besok, Jumat (1/9) salat Iduladha di Lapangan Raden Intan, Kalianda akan di Imami oleh Khairul Ulun dan Khotib Firmansyah yang merupakan dosen Universitas Islam Negeri (UIN).
"Insya Allah, seluruh pejabat di Lingkup Pemkab Lampung Selatan akan melaksanakan solat Id di Lapangan Raden Intan, Kalianda. Bahkan, masyarakat Lamsel terutama warga terdekat ikut bergabung melaksanakan solat Id," katanya.
Sumber Lampost.co
Published: By: sella adelia - Agustus 31, 2017

Polres Tuba Tangkap 13 Tersangka Selama Operasi Antik Krakatau

Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo didampingi Kabag Ops Kompol Edy Syafnur dan Kasat Narkoba AKP M Donny Nofandri Burni saat melakukan press rilis hasil operasi antik krakatau 2017, Kamis (31/8). (Foto: Lampost/Ferdi Irwanda)


Polres Tuba Tangkap 13 Tersangka Selama Operasi Antik Krakatau


MENGGALA (Lampost.co) -- Sebanyak 13 tersangka penyalahgunaan narkoba berhasil diamankan jajaran Polres Tulangbawang dalam operasi Antik Krakatau II 2017.
Kapolres Tulangbawang, AKBP Raswanto Hadiwibowo saat menggelar press rilis di mapolres setempat, Kamis (31/8/2017), mengatakan dalam kurun waktu dua pekan lebih pelaksanaan operasi antik, jajarannya berhasil mengungkap 12 kasus dan menahan sejumlah tersangka baik yang sudah menjadi target maupun tidak.
"Ada 13 tersangka yang berhasil kita jaring. Dan mereka ini merupakan para pengedar," ujar Kapolres.
Ia menjelaskan dari para tersangka, anggotanya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni sabu-sabu seberat 11,78 gram, pil ekstasi 11 butir, uang tunai dan sejumlah barang bukti lainnya seperti hp yang digunakan para tersangka.
"Ini adalah hasil dari seluruh jajaran polres dan juga polsek-polsek baik yang ada di Kabupaten Tulangbawang maupun Tulangbawang Barat," jelasnya.
Ia menegaskan jika tidak akan main-main dalam melakukan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum polres Tulangbawang.
"Akan kita lakukan tindakan tegas dan terukur terhadap para pelaku, sebagai wujud komitment memberantas peredaran narkoba," tegasnya. (CK12/Ferdi Irwanda).
Caption:
Sumber Lampost.co
Published: By: sella adelia - Agustus 31, 2017

Rabu, 30 Agustus 2017

Polres Lamtim Kerahkan 484 Personil Pengamanan Idul Adha

Kapolres Lampung Timur AKBP Yudhy Chandra Erlianto memimpin apel gelar pasukan pengamanan Idul Adha, di Mapolres Lamtim, Kamis (31/8/2017). (Foto:Lampost/Agus Susanto)

Polres Lamtim Kerahkan 484 Personil Pengamanan Idul Adha



SUKADANA (lampost.co) -- Sebanyak 484 anggota Polres Lampung Timur, siap memgamankan berbagai momen kegiatan Hari Raya Idul Adha 1438 H. Anggota disiagakan saat apel di Mapolres Lamtim, Kamis (31/8/2017).

Kapolres Lampung Timur AKBP Yudhy Chandra Erlianto melalui Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Kompol Ujang Suprianto mengatakan, 484 personil akan dibagi ke sejumlah wilayah untuk pengamanan Pos Pantau 120 personil, pengamanan malam takbiran 185 personil, salat Idul Adha 104 personil, dan pengamanan wisata 75 personil.

Terkait pos pantau di Lampung Timur menempatkan 21 pos yang terbagi di Kecamatan Pasirsakti 3 pos, Labuhan Maringgai 2 pos, Mataram Baru 2 pos, Bandarsribhawono 1 pos, Wayjepara 2 pos, Labuhanratu 2 pos, Sukadana 3 pos, Purbolinggo 1 pos, Waybungur 1 pos, Batanghari 2 pos, Pekalongan 1 pos, dan Sekampungudik 2 pos. "Pos-pos tersebut difungsikan guna mengantisipasi kemacetan, keamanan dan sebagainya saat warga melaksanakan hari Raya Idul Adha," ujar Kompol Ujang Suprianto.
Sumber Lampost.co

Published: By: sella adelia - Agustus 30, 2017

Petani di Kalianda Keluhkan Hasil produksi Cabai Anjlok

Petani cabai saat memanen cabai di Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, Lamsel, Rabu (30/8). (Lampost.co/Armansyah)


Petani di Kalianda Keluhkan Hasil produksi Cabai Anjlok


KALIANDA (Lampost.co) -- Sejumlah petani yang memiliki lahan di Jalinsum Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, mengeluhkan hasil produksi tanaman cabai rawit turun drastis. Pasalnya, tanaman cabai rawit mereka itu terserang penyakit atau hama.
Seperti yang diungkapkan, Hasanuddin (40) salah satu petani di Desa Kedaton. Dia mengatakan saat ini tanaman cabai miliknya memasuki musim panen. Namun, produksi Tanaman cabai rawit yang ditanami di lahan seluas 300 meter persegi itu mengalami penurunan drastis.
"Hasil panen kali ini kurang memuaskan. Produksi cabai kriting kali ini turun drastis. Biasanya sekali panen saya mendapatkan hasil 2 kwintal atau lebih, sekarang hanya 1 kwintal," katanya seraya memetik cabai di lahan miliknya, Rabu (30/8/2017).
Turunnya hasil produksi itu, kata Hasanudin, tanaman cabai miliknya itu dikarenakan terserang penyakit kriting dan jamur. Sedangkan, petani telah melakukan upaya dengan penyemprotan namun sia sia.
"Penyakit kriting dan jamur inu sulit di atasi. Beberapa jenis obat dan cara sudah saya coba, tapi penyakit seperti itu tidak hilang juga. Saya khawatir kalau penyakit keriting dan jamur tidak ada cara untuk menghilangkannya, hasil panen kita untuk kedepannya akan semakin rugi," ujarnya.
Hal yang sama dikatakan,Supardi (46) petani lainnya. Ia mengatakan penyakit seperti ini memang sejak dulu sudah ada, seperti penyakit kuning, buah rontok. Dimana, pada saat tanaman cabai masih berusia muda berpengaruh batang menjadi kriting dan hasilnya pun berkurang.
"Menanam cabai perawatannya memang harus lebih telaten, baik segi pemupukan, pengolahan tanah maupun cara menanamnya, karena menurut supardi, menanam cabai beda dengan tanaman lainnya, sebab cabai termasuk tanaman yang gampang terkena penyakit," katanya.
Ia bersama petani petani lainnya ini berharap kepada dinas terkait agar bisa memberikan solusi untuk cara menanggulangi penyakit kriting dan jamur. "Penyakit inisering di keluhkan oleh para petani, agar para petani cabai bisa menghasilkan panen yang melimpah," katanya.
Sumber Lampost.co
Published: By: sella adelia - Agustus 30, 2017

Operasi Antik II Krakatau, Polres Pesawaran Ungkap 15 Tersangka

Kapolres Pesawaran, AKBP Syarhan (Lima dari kanan) di dampingi Wakapolres Pesawaran, Kompol Yustam Dwi Heno, saat ekpos Ops simpati, Kamis (30/8). (Ahmad Amri)


Operasi Antik II Krakatau, Polres Pesawaran Ungkap 15 Tersangka


PESAWARAN (Lampost.co) -- Selama Operasi Antik II Krakatau 2017 yang digelar sejak 20-29 Agustus 2017, jajaran Polres Pesawaran berhasil mengungkap 15 orang terduga pengedar dan pengguna narkoba di wilayah hukum Polres Pesawaran.
Hal itu diungkapkan Kapolres Pesawaran, AKBP Syarhan dalam ekpos penutupan operasi antik Krakatau 2017 di Mapolres Pesawaran, Rabu (30/8/2017).
"Sejak berdirinya Polres Pesawaran, ini merupakan operasi antik krakatau ke dua di Polres Pesawaran, dari operasi ke dua ini, petugas berhasil mengungkap 15 tersangka terduga pengedar dan pengguna narkoba dengan LP 13, barang bukti 21 gram sabu, 15 butir ekstasi dan 3,5 gram ganja," kata Syarhan.
Dia menjelaskan, dari penangkapan 15 orang terduga pengedar dan pengguna narkoba di wilayah hukum Polres Pesawaran, diungkap oleh jajaran Polsek wilayah hukum Polres Pesawaran.
"Dari 15 orang tersangka yang berhasil diungkap itu, ada salah satu Bandar atau pengedar, dengan inisial  JIN, sedang di lakukan pengembangan dilapangan oleh petugas untuk mengungkap, jaringan yang lebih besar lagi," jelasnya.
Sementara itu, Kasat narkoba Polres Pesawaran, AKP Fatkhurrahman mengatakan, untuk mengungkap tindak pidana penyalahgunaan narkoba khususnya di wilayah hukum Polres Pesawaran harus didukung semua pihak, termasuk pemerintah daerah.
"Kasus penyalahgunaan narkoba merupakan musuh bersama, dan pemberantasanya harus didukung oleh semua pihak, mulai dari alim ulama, tokoh adat, tokok pemuda serta pemerintah daerah, karena narkoba bukan hanya tugas polri saja untuk memberantasnya  tetapi semua lapisan masyarakat," ujarnya.
Ekpos operasi antik tersebut, selain Kapolres Pesawaran dan Kasat narkoba, terlihat juga Wakapolres Pesawaran, Kompol Yustam Dwi Heno, Paur Humas Pesawa ran, IPDA Susanty.
Selain, tersangka yang dipajang dalam ekpos operasi antik krakatau 2017 itu, juga ada barang bukti, berupa tujuh unit sepeda motor dan alat komunikasi handphone sebagai sarana dan alat berkomunikasi yang digunakan  pelaku untuk transaksi maupun transportasi.
Sumber Lampost.co
Published: By: sella adelia - Agustus 30, 2017

Polres Tanggamus Tangkap Belasan Tersangka Selama Operasi Antik II

Polres Tanggamus mengekspos hasil Operasi Antik II Krakatau 2017. (Sudiono)


Polres Tanggamus Tangkap Belasan Tersangka Selama Operasi Antik II


KOTA AGUNG (Lampost.co) -- Dalam upaya menegakkan keamanan dan pengamanan Polres Tanggamus dan jajarannya berhasil mengungkap belasan kasus penyalahguna narkoba melalui Operasi Antik II Krakatau 2017.
"Polres Tanggamus dan jajaran berhasil mengungkap 17 kasus selama operasi Antik Krakatau II Tahun 2017 serta mengamankan 13,27 gram sabu-sabu dari tangan 23 tersangka," kata Kapolres Tanggamus, AKBP Alfis Suhaili didampingi Wakapolres Kompol M Budhi Setyadi, Kabag Ops Kompol Aditya Kurniawan, dan Kasatres Narkoba Iptu Anton Saputra, dalam gelaran ekspos kasus kepada awak media di Polres Tanggamus, Rabu (30/8/17).
Lebih lanjut, Alfis Suhaili mengungkapkan dari 17 kasus yang ditangani terdiri dari 7 kasus di Tanggamus, 10 kasus di Pringsewu.
"Dari kesuluruhan kasus dan tersangka dalam operasi Antik II Krakatau 2017, Polres Tanggamus mengungkap target operasi (TO) sebanyak 1 orang, selain itu berhasil menangkap Kepala Pekon dan ASN Kabupaten Mesuji dalam perkara narkoba tersebut," ujarnya.
Menurut Alfis Suhaili, dari jumlah barang bukti seluruhnya merupakan sabu-sabu, sehingga hal itu menjadi tantangan Polres Tanggamus untuk lebih meningkatkan pencegahan peredaran barang haram itu.
"Meskipun tidak ada operasi antik, kami polres dan jajaran tetap akan perang terhadap peredaran narkoba di Tanggamus dan Pringsewu karena penyalahgunaan narkoba sangat merugikan kesehatan masyarakat. Dan pencegahan bersama stakholder lainnya karena peredaran narkoba merupakan program prioritas Polri.
Sumber Lampost.co
Published: By: sella adelia - Agustus 30, 2017

Lamsel Distribusikan 81 Sapi dan 38 Kambing untuk Kurban

Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan menyerahkan hewan kurban ke pengurus Masjid Agung Kubah Intan, Kalianda, Rabu (30/8/2017), di halaman masjid setempat. (Foto:Lampost/Juwantoro)


Lamsel Distribusikan 81 Sapi dan 38 Kambing untuk Kurban


KALIANDA (lampost.co) -- Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan menyatakan hari raya Idul Adha lebih besar dibandingkan hari raya Idul Fitri. Maka empat hari setelah hari raya Idul Adha diwajibkan untuk mengumandangkan takbir. Selain itu, dapat dilakukan penyembelihan hewan kurban mulai dari 10 Zulhijah hingga 14 Zulhijah.

"Hewan kurban yang akan disembelih di Masjid Agung Kubah Intan, Kalianda sebanyak 13 ekor sapi dan 6 ekor kambing. Maka, dagingnya bisa dibagikan untuk masyarakat sekitar 2.000 kupon. Sementara, di Masjid Jami Bani Hasan pada hari raya Idul Adha akan dilakukan penyembelihan hewan kurban antara 6-8 ekor sapi dan dagingnya bisa dibagikan untuk 1.000 kupon," katanya ketika memberikan sambutan dalam kegiatan pendistribusian hewan kurban, Rabu (30/8/2017), di Halaman Masjid Agung Kubah Intan, Kalianda.

Dia menjelaskan hewan kurban yang dikumpulkan oleh panitia kurban Pemkab Lampung Selatan pada tahun 2017 ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu. "Saya berharap ke depan kita mampu mendistribusikan 1 ekor sapi tiap desa di Kabupaten Lampung Selatan. Hal ini bisa terlaksana jika para pejabat dan pegawai di lingkungan Pemkab Lamsel bisa sungguh-sungguh mau berkurban dalam hari raya Idul Adha," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kurban Pemkab Lampung Selatan Yusri, melaporkan jumlah hewan kurban yang terkumpul yakni 81 ekor sapi dan 38 ekor kambing.
"Hewan kurban akan didistribusikan ke tiap kecamatan di wilayah Kabupaten Lampung Selatan masing-masing 3 ekor sapi, kecuali Kecamatan Sragi, Rajabasa dan Penengahan mendapatkan 4 ekor. Sementara, 32 ekor kambing akan didistribusikan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lamsel," katanya.
Sumber Lampost.co
Published: By: sella adelia - Agustus 30, 2017