![]() |
| Ilustrasi (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma) |
Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp13.345/USD
.png)
Jakarta (Lampost.co) -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Selasa pagi terpantau melemah tipis dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp13.340 per USD. Sejumlah sentimen positif masih belum memberikan efek agar nilai tukar rupiah berbaris di zona hijau.
Mengutip Bloomberg, Selasa 29 Agustus 2017, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka melemah ke Rp13.345 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp13.344 per USD hingga Rp13.347 per USD dengan year to date return di minus 0,99 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.133 per USD.
Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 5,27 poin atau 0,02 persen menjadi berakhir di 21.808,40 poin. Sementara itu, indeks S&P 500 ditutup naik 1,19 poin atau 0,05 persen menjadi 2.444,24 poin, dan indeks komposit Nasdaq bertambah 17,37 poin atau 0,28 persen menjadi berakhir di 6.283,02 poin.
Badai tropis Harvey melanda Houston dan bagian lain Texas selama akhir pekan ini. Houston adalah rumah bagi beberapa kilang utama AS. Para analis mengatakan ketika kilang-kilang terpaksa menutup operasi mereka karena cuaca buruk, harga bensin naik tajam.
Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober kehilangan 2,7 persen menjadi 46,57 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, sementara harga spot untuk harga bensin AS melonjak 7,0 persen mencapai hampir 1,78 dolar AS per galon.
Sementara itu, Wall Street juga mencerna pernyataan-pernyataan yang dibuat di Simposium Kebijakan Ekonomi tahunan di Jackson Hole. Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan bahwa sistem keuangan sekarang lebih aman daripada krisis keuangan 2008, walaupun beberapa penyesuaian mungkin diperlukan untuk pengaturan.
Badai tropis Harvey melanda Houston dan bagian lain Texas selama akhir pekan ini. Houston adalah rumah bagi beberapa kilang utama AS. Para analis mengatakan ketika kilang-kilang terpaksa menutup operasi mereka karena cuaca buruk, harga bensin naik tajam.
Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober kehilangan 2,7 persen menjadi 46,57 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, sementara harga spot untuk harga bensin AS melonjak 7,0 persen mencapai hampir 1,78 dolar AS per galon.
Sementara itu, Wall Street juga mencerna pernyataan-pernyataan yang dibuat di Simposium Kebijakan Ekonomi tahunan di Jackson Hole. Ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan bahwa sistem keuangan sekarang lebih aman daripada krisis keuangan 2008, walaupun beberapa penyesuaian mungkin diperlukan untuk pengaturan.
Sumber Lampost.co
About sella adelia
Hi, My Name is Hafeez. I am a webdesigner, blogspot developer and UI designer. I am a certified Themeforest top contributor and popular at JavaScript engineers. We have a team of professinal programmers, developers work together and make unique blogger templates.


0 komentar:
Posting Komentar