Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 28 Agustus 2017

Tag: , , , ,

Puluhan Tersangka Kasus Narkoba Terjaring Operasi Antik Karakatau 2017 Polres Lampung Utara

Ilustrasi kasus narkoba. Dok. Lampost.co


Puluhan Tersangka Kasus Narkoba Terjaring Operasi Antik Karakatau 2017 Polres Lampung Utara


KOTABUMI (Lampost.co): Sat Narkoba Polres Lampung Utara menangani 14 kasus dengan tersangka sebanyak 21 orang dalam kasus penyalahgunaan narkoba sejak digelarnya Operasi Antik Karakatau 2017 di daerah itu.
”Dari belasan perkara tersebut diketahui masih didominasi narkoba jenis sabu-sabu dan hingga saat ini semua penanganan kasusnya masih dalam proses penyidikan petugas Sat Narkoba Polres setempat,” kata Kasat Narkoba Iptu Andri Gustami mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Esmed Eriyadi, Senin 28/8/2017).
Andri juga menjelaskan Operasi Antik Krakatau dimulai dari tanggal 10 Agustus hingga 27 Agustus 2017 dan pihaknya berhasil menangkap 21 tersangka dengan jumlah kasus 14 serta barang bukti sebanyak kurang lebih 10,97 gram jenis sabu-sabu dan pil eksstasi sebanyak 6 butir serta daun ganja kering seberat 16,3 gram.
”Dari 21 tersangka laki-laki tersebut, diketahui dua orang berprofesi PNS pemerintah daerah dan dua adalah wanita yang kini kasusnya masih dalam proses penyidikan guna dilimpahkan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar dia lagi.
Dari puluhan kasus yang ditangani Sat Narkoba Polres Lampung Utara ada satu kasus yang sempat membuat perhatian masyarakat yakni dengan ditangkapnya seorang oknum PNS pengawai kecamatan dan seorang anak penunggu kantor DPRD Lampung Utara dan dua orang teman wanitanya ketika sedang asyik pesta sabu di dalam ruangan komisi lantai dua gedung DPRD setempat.
”Penanganan kasus tersebut sempat mendapat perhatian masyarakat dan kini penganan kasusnya masih dalam proses penyidikan dan pengembangan,” ujar Kasat Narkoba.
Untuk penanganan kasus narkoba di wilayah Lampung Utara , lanjut Andri Gustami, pihaknya akan terus melakukan dengan gencar dan tidak padang bulu untuk menangkap siapa pun pelakunya.
”Siapa pun orangnya yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, kami tidak main-main dan akan menindak tegas,” katanya. Ketika disinggung sejauh mana penanganan untuk para pemasok barang-barang haram seperti sabu maupun pil ekstasi dan ganja yang masuk wilayah Lampung Utara, pihaknya kerap mengalami kesulitan untuk mengungkap para pemasok karena ibarat terputus mata rantainya di tengah jalan.
”Dari hasil keterangan sejumlah tersangka yang ditangkap sebelumnya, barang narkoba jenis sabu banyak dipasok dari luar daerah, yakni Bandar Lampung dan Lampung Tengah. Sedangkan dari dalam Kabupetan Lampung Utara sendiri berasal dari  daerah Tanah Miring, Kelurahan Kotaalam. 
Sumber Lampost.co

About sella adelia

Hi, My Name is Hafeez. I am a webdesigner, blogspot developer and UI designer. I am a certified Themeforest top contributor and popular at JavaScript engineers. We have a team of professinal programmers, developers work together and make unique blogger templates.

0 komentar:

Posting Komentar