Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 22 Agustus 2017

Tag: , , , , , , , ,

Polda Diminta Usut Dugaan Pungli PT MIN-Bea Cukai


Kantor Bea Cukai Bandar Lampung di Panjang (Lampost/Eka Setiawan)

Polda Diminta Usut Dugaan Pungli PT MIN-Bea Cukai


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Thamaroni Usman dari kantor LBH Cinta Kasih dan Rekan meminta pihak kepolisan serius mengusut dugaan praktik pungli yang melibatkan tiga pejabat Bea Cukai dengan perusahaan importir PT Masui Inter Nusa (MIN).
"Kami sudah melaporkan adanya dugaan pungli di kantor bea cukai Lampung, dan kami meminta pihak kepolisan dalam hal ini serius untuk mengusut kasus yang sudah kami laporkan ini,” kata Thamaroni Usman kepada Lampost.co, Rabu (23/8/2017).
Adapun laporan LBH Cinta Kasih ke Polda Lampung tertanggal 19 Agustus 2017 bernomor : 013/LBH-CK/Lapor/VIII/2017. "Kami siap untuk memberikan sejumlah bukti pendukung yang pernah disampaikan klien kami,” ujar dia.
Sementara saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Sulistyaningsih mengatakan pihaknya akan mengecek laporan LBH Cinta Kasih bernomor: 013/LBH-CK/Lapor/VIII/2017 terlebih dahulu ke bagian Krimsus Polda Lampung.
"Saya masih di Tulangbawang, kalau soal pungli itu bagian krimsus. Nanti kita cross cek dulu sampai mana pengaduan itu. Saya belum bisa komentar banyak, belum dapat informasi pasti," kata Sulistyaningsih melalui sambungan telepon.
Sementara itu, Kepala Penindakan dan Pencegahaan Kantor Bea Cukai Lampung Sisprian membantah tuduhan dugaan pungli di Bea Cukai Lampung, yang melibatkan tiga pejabat Bea Cukai Lampung berinisial MAN dan DA serta SYAM.
Menurutnya, pengaduan tersebut bermula dari pemecatan Samsudin oleh PT MIN dan tidak ada kaitannya dengan bea Cukai Lampung. Sebab, lanjut dia, tidak ada bukti yang menunjukan Samsudin telah membuat dan menyerahkan buku tiga buku rekening ke tiga pejabat Bea Cukai.
“Itu tidak ada, tidak ada bukti. Itu hanya urusan PT Masui, dan ini sudah selesai, kami (bea cukai) sudah berkoordinasi dengan Polda Lampung terkait masalah ini,” kata dia.
Ia mengakui bila PT MIN pernah tertangkap membawa barang importir berupa parfum dan mainan anak-anak, tetapi saat itu langsung ditindak.
Dikatakannya, Bea Cukai Lampung pun saat ini telah melakukan upaya yang masif untuk pencegahan terhadap pungli. Bahkan, dirinya juga masuk bagian tim saber pungli bersama Polda Lampung.
"Kita ini lagi terus berbenah, jadi tidak ada itu pungli," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, berdasarkan laporan, CCP dan JO selaku bos PT MIN disinyalir memanfaatkan eks karyawannya Udin membuat tiga rekening tabungan BRI, BNI dan BCA pada 2015 khusus untuk mentransfer dana ke tiga pejabat Bea Cukai.
Sumber Lampost.co

About sella adelia

Hi, My Name is Hafeez. I am a webdesigner, blogspot developer and UI designer. I am a certified Themeforest top contributor and popular at JavaScript engineers. We have a team of professinal programmers, developers work together and make unique blogger templates.

0 komentar:

Posting Komentar