Pemkot Bongkar Lubang Galian Tiang Flyover MBK
.png)
BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Lubang galian tiang pancang pembangunan jalan layang (flyover) Mal Boemi Kedaton (MBK) dibongkar untuk penyesuaian detailed engineering design (DED) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PU-Pera). Pemantauan Lampung Post, cor-coran tiang pada lubang galian yang berada di Jalan Teuku Umar dibongkar untuk menyesuaikan tinggi tiang penyangga sesuai dengan permintaan Kementerian PU-Pera yaitu dengan kemiringan di bawah 6%.
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN membenarkan hal tersebut. Menurut dia, ada perubahan dari desain awal jalan layang. "Ya, empat tiang ini ada yang diubah sedikit untuk narok pilar guna menyesuaikan dengan gambar terakhir. Ini sudah final, enggak ada permasalahan lagi, akan dilanjutkan dikerjakan siang dan malam untuk flyover MBK di Teuku Umar," ujar Herman, Senin (21/8/2017).
Ia menambahkan dengan adanya evaluasi DED dari Kementerian PU-Pera, jalan layang bertambah panjang sekitar 40—50 meter. "Iya, jadi panjang totalnya 400-an meter lebih. Enggak ada (tambahan dana) hanya ditata yang ada saja, anggaran awal dari PT SMI. Pinjamnya tetap Rp237 miliar,” kata dia.
Ketua DPRD Bandar Lampung Wiyadi mendukung Pemkot menggeser dana perbaikan dan pelebaran jalan yang didapat dari PT SMI. "Ya kan dana dari SMI bukan hanya buat flyover di MBK, ada untuk pelebaran jalan dan jembatan. Ketika bentang (flyover) ada perubahan lebih panjang atau tinggi, ada biaya (tambahan). Nah ini harus diikuti perintah pusat. Kesepakatan kita sejak awal apa pun perintahnya ikut pusat, jadi digeser saja anggarannya," kata Wiyadi, kemarin.
Sumber : Lampost.co
Wali Kota Bandar Lampung Herman HN membenarkan hal tersebut. Menurut dia, ada perubahan dari desain awal jalan layang. "Ya, empat tiang ini ada yang diubah sedikit untuk narok pilar guna menyesuaikan dengan gambar terakhir. Ini sudah final, enggak ada permasalahan lagi, akan dilanjutkan dikerjakan siang dan malam untuk flyover MBK di Teuku Umar," ujar Herman, Senin (21/8/2017).
Ia menambahkan dengan adanya evaluasi DED dari Kementerian PU-Pera, jalan layang bertambah panjang sekitar 40—50 meter. "Iya, jadi panjang totalnya 400-an meter lebih. Enggak ada (tambahan dana) hanya ditata yang ada saja, anggaran awal dari PT SMI. Pinjamnya tetap Rp237 miliar,” kata dia.
Ketua DPRD Bandar Lampung Wiyadi mendukung Pemkot menggeser dana perbaikan dan pelebaran jalan yang didapat dari PT SMI. "Ya kan dana dari SMI bukan hanya buat flyover di MBK, ada untuk pelebaran jalan dan jembatan. Ketika bentang (flyover) ada perubahan lebih panjang atau tinggi, ada biaya (tambahan). Nah ini harus diikuti perintah pusat. Kesepakatan kita sejak awal apa pun perintahnya ikut pusat, jadi digeser saja anggarannya," kata Wiyadi, kemarin.
Sumber : Lampost.co
About sella adelia
Hi, My Name is Hafeez. I am a webdesigner, blogspot developer and UI designer. I am a certified Themeforest top contributor and popular at JavaScript engineers. We have a team of professinal programmers, developers work together and make unique blogger templates.


0 komentar:
Posting Komentar