Masalah Tapal Batas di Pesisir Barat Diminta Diselesaikan di Tingkat Kecamatan
.png)
KRUI (Lampost.co)--Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat masih menunggu mediasi yang dilakukan oleh Kecamatan terkait permasalahan tapal batas antara Pekon Way Redak dengan Pekon Pemerihan, Kecamatan Pesisir Tengah, Pesisir Barat.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Setdakab Pesibar, Edwin Kastolani, saat diutemui di ruanganya, Jumat (18/8/2017), mengatakan Pemkab belum dapat ambil alih penyelesaian tapal batas antara kedua pekon tersebut, karena berharap masalah tata letak tapal batas antara Pekon Way Redak dan Pekon Pemerihan dapat terselesaikan di tingkat kecamatan setempat.
“Sampai saat ini Pemda masih mengjarapakan agar permasalahan yang terjadi di kedua pekon itu dapat terselesaikan di Kecamatan. Jika tidak selesai maka akan diambil alih oleh Pemkab untuk penyelesaiannya,” ujar Edwin.
Sebelumnya pihak Pemkab dan aparat pekon telah mengadakan mufakat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) Pesidir Barat tidak mempermasalahkan karena bangunan pembukaan badan jalan telah selesai dibangun.
“Dan dalam berita acara pada pertemuan itu bahwa permasalahan akan diselesaikan pada waktu yang akan datang. Camat akan lakukan mediasi kembali perbatasan itu, saat ini pemda masih menunggu mediasi tindak lanjut dari Kecamatan.” Lanjutnya.
Sebelumnya sempat terjadi klaim antara kedua Pekon itu, sebab terdapat pembangunan pembukaan badan jalan yang diklaim oleh Pekon Way Redak bahwasannya bangunan itu berada diwilayah pekon setempat, dan menimbulkan permsalahan bahwa pembangunan itu milik Pekon Way Redak atau Pemerihan.
Sumber : Lampost.co
About sella adelia
Hi, My Name is Hafeez. I am a webdesigner, blogspot developer and UI designer. I am a certified Themeforest top contributor and popular at JavaScript engineers. We have a team of professinal programmers, developers work together and make unique blogger templates.


0 komentar:
Posting Komentar