Hendak Antarkan Makan Siang, Ibu dan Anak Dibegal Pemuda dengan Dianiaya
.png)
KALI ANDA (Lampost.co)-- Sri (36) warga desa Kemukus, kecamatan Ketapang, Lampung Selatan menjadi korban pembegalan saat melintasi di areal pembibitan permanen Kementerian Kehutanan, jalan raya simpang Gayam-Simpang Ketapang, Karangsari,Ketapang pada Senin (21/8/2017) siang.
Sepeda motor merek Honda Beat warna putih kombinasi merah yang baru dibelinya beberapa bulan itu dirampas, setelah seorang pelaku yang mengadang dengan membawa sebatang kayu itu, memukul kepala dan kedua tangan korban yang berboncengan dengan anaknya yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak (TK).
Berdasarkan informasi yang berhasil di himpun Lampost.co, saat korban melintasi jalan rusak di sekitar lokasi pembibitan permanen Kemenhut atau tapal batas antara Desa Sri Pendowo dengan Desa Karangsari, Ketapang, tiba-tiba diadang seorang pemuda tanggung di lokasi sepi.
“Ya, Lek Sri di begal oleh seorang pemuda tanggung di jalan raya Siringdalam. Beruntung Lek Sri pake helm saat dipukul kepalanya. Jadi enggak gegar otak. Setelah itu, pelaku memukul kedua tangan Lek Sri hingga terjatuh dari atas motor. Kemudian pelaku membawa kabur motor Honda Beat yang belum ada nopolnya kearah Desa Sripendowo,” kata keponakan korban, Kirniawan (32), warga Desa Kemukus, Ketapang kepada Lampost.co.
Menurut dia, rencananya bibinya hendak mengirim makan siang suaminya yang sedang mencari pasir kali di sekitaran proyek Jaka Utama Dusun Sumberjaya, Ddesa Karangsari.”Lek Sri masih enggan cerita dan kerap menangis. Sepertinya masih trauma, “ kata dia mengaku masih di rumah korban.
Wahyu, salah satu perawat yang bekerja di klinik bidan Sri Lestari di pasar desa Sri Pendowo, mengatakan Sri, korban pembegalan diantarkan ke klinik oleh suaminya Santo dengan truk. Selain korban, ia juga melihat seorang bocah balita yang masih menangis.
“Korban hanya luka lebam akibat pukulan benda tumpul di kedua tangannya. Setelah mendapat perawatan, korban dibawa pulang oleh suaminya. Sementara anak korban yang ikut bersama ibunya tidak mengalami luka, hanya menangis terus, mungkin trauma melihat ibunya dipukul oleh pelaku," ucap Wahyu.
Sumber : Lampost.co
About sella adelia
Hi, My Name is Hafeez. I am a webdesigner, blogspot developer and UI designer. I am a certified Themeforest top contributor and popular at JavaScript engineers. We have a team of professinal programmers, developers work together and make unique blogger templates.


0 komentar:
Posting Komentar